20 cara menghasilkan uang dari blog

Tahu gak semua orang berpikir kalau kita bodoh?

Banyak orang bilang, ngeblog (blogging) cuma bercandaan.

Ngeblog bukan karir yang menjanjikan seperti pekerjaan yang sudah ada. Ngeblog bukan cara untuk kita dapet penghasilan.

Ngeblog cuma hobi dan trend sesaat. Kamu bisa bikin blog gratisan atau berbayar sekalipun, tapi jangan andalkan blog untuk datangkan penghasilan.

Coba deh kasih tau keluarga, temen-temen atau rekan kerja di kantor kalau kamu mau keluar dari pekerjaan sekarang dan berniat untuk mendapatkan penghasilan dari ngeblog!

Apa respon mereka?

Ya, mungkin mereka cuma bisa tersenyum dan nanya, “Emang dari ngeblog bisa dapet duit bro? hehe”

Sekejap pasti niat dan semangat membara untuk dapet penghasilan dari blog itu menciut.

Gak ada yang salah sih sama mereka yang memberi respon begitu, mungkin memang mereka berpikiran ‘realistis’ kan. Tapi jangan sampai omongan orang lain yang cuma opini itu bikin impian kamu untuk dapetin penghasilan dari blog gak kesampean.

Buktiin aja deh ke mereka kalau kamu gak bodoh dan bisa juga sukses dapat duit dari ngeblog.

Untuk kamu yang mau belajar cara dapat duit dari ngeblog bisa ikutin nih 20 cara dari www.BoostBlogTraffic.com yang udah saya translate.google.com dan dimodifikasi pake kata-kata saya sendiri, semoga bermanfaat!

Cara #1: Jangan Cuma Jadi Blogger

Kamu itu ahli, guru, mentor, pengusaha. Blog cuma jadi kendaraan untuk mengantarkan kamu ke semua hal. Cari dan kenalan deh sama orang-orang yang udah mulai dapat duit dari ngeblog. Hampir semua dari mereka dapat duit gak cuma dari blog tapi juga dari buku karyanya, training/ kursus, dan jadi pembicara di seminar. Itu cara mereka dapat duit yang sebenarnya. Blog yang mereka bangun cuma jadi “pintu masuk” untuk menyambut pelanggan atau klien yang perlu jasa mereka.

Cara #2: Jangan Jual Space Iklan

Menawarkan space iklan mungkin menarik buat kamu yang lagi seneng-senengnya ngeblog dan traffic pengunjung ke blog kamu tinggi. Tapi, walau dari space iklan kita bisa dapet penghasilan pasif lebih baik kita pake space itu untuk menjual produk dan jasa kita sendiri atau mempromosikan produk afiliasi.

Bisa lihat contoh sidebar website saya ini. Saya menjual produk saya sendiri yaitu Sepatu Caterpillar dan Suplemen Peninggi Badan. Selain itu saya juga mempromosikan banner dari produk afiliasi.

Cara #3: Bangun saluran penjualan

Pernah gak ditawarin suatu produk atau jasa dengan promo harga murah diawal, selanjutnya kamu di follow up dengan cara yang halus untuk membeli lagi produk dan jasa mereka lebih banyak dan lebih mahal. Itu salah satu tehnik pemasaran, dan kamu harus bisa pelajari tehniknya untuk memulai saluran penjualan di blog kamu.

Banyak blogger menjual ebook murah diawal dan kemudian mereka frustasi karena penjualannya gak seperti yang diharapkan. Alasannya: Keuntungan sebenarnya ada di akhir corong, bukan diawal.

Jadi, harusnya kita bikin terbalik untuk saluran penjualan blog kita. Jual produk yang paling mahal dulu diawal terus pelan-pelan bikin produk yang lebih murah lagi dan jual ke pelanggan awal.

Cara #4: Jangan Jual Produk Murah

“Saya enggak bisa mas jual produk yang harganya Rp100.000.000 ! Pelanggan saya pasti gak punya uang sebanyak itu.”

Pernah dengar keluhan seperti ini?

Wajar sih, 98% pelanggan dari keluhan tersebut bener. Kecuali kamu bisa jualan produk yang ekslusif untuk seorang miliuner. Tapi gak masalah sih, seringkali kita bisa dapat lebih banyak uang dari jual produk ke 2% pelanggan dibanding gabungan seluruh pelanggan yang 98%.

Misal: produk yang dijual oleh BoostBlogTraffic.com adalah program pelatihan selama setahun untuk penulis seharga $10.000 dan setiap menjual mereka memberikan penawaran terbatas hanya untuk 10 orang pertama saja. Alasannya: Penawaran produk pelatihan tersebut disebarkan kepada 40.000 penulis . 2% dari 40.000 adalah 800 orang yang mungkin akan membeli produk dalam kisaran harga $10.000. Dengan hanya memberikan penawaran terbatas untuk 10 orang, mereka menciptakan situasi kelangkaan ekstrim.

Kamu bisa lakukan hal yang sama, walaupun database yang kamu punya jauh lebih sedikit dibandingnya. Kalau aja kamu punya 100 pelanggan, kemungkinan 2 dari mereka akan bersedia untuk membeli produk premium atau jasa dari kamu, dan keduanya akan lebih sering membeli produk-produk kamu dibanding 98% lainnya.

Cara #5: Jual Produk Premium, Berikan Service Premium

Gak usah ngerasa bersalah menjual produk dengan harga premium (mahal). Kamu seharusnya bisa kasih penawaran layanan premium juga untuk dapat membantu pelanggan mendapatkan hasil setimpal dengan uang yang telah dia keluarkan untuk membeli produk atau jasa kamu.

Layanan premium yang bisa kamu kasih ke pelanggan misalnya adalah menjawab setiap pertanyaan yang mereka tanyakan, melihat dan menilai blog mereka, membimbing mereka melalui setiap langkah dari proses.

Cara #6 Blogger Cerdas Menunda Penjualan

Ide ini didapat dari Rand Fishkin selama di Moz. Mereka menawarkan pembaca blog mereka percobaan gratis untuk Analytics dan software SEO, setelah mempelajari perilaku pelanggan mereka, mereka melihat sesuatu yang menarik: orang-orang yang membaca beberapa posting blog sebelum mendaftar untuk sebuah percobaan gratis lebih lama dua sampai tiga kali dibanding orang yang gak baca.

Lebih baik untuk memberikan beberapa konten pertama untuk pembaca/ pengunjung blog agar dapat membangun kepercayaan sebelum kamu mulai menjual produk atau jasa. Kamu memang dapat lebih sedikit uang dalam jangka pendek, tapi keuntungan jangka panjang siap mengalir dari atap.

Cara #7: Habiskan Waktu Untuk Kegiatan yang Bernilai Tinggi

Masalah terbesar seorang blogger adalah pada awal semua kegiatan dikerjakan seorang diri. Dari mendistribusikan konten di blog, hal teknis, membaca buku dan artikel tentang bidang yang kita bahas di blog, menciptakan produk baru untuk dijual, menjawab komentar dari pembaca, dan banyak lainnya. Semakin jauh kamu ngeblog, semakin jelas kamu gak akan pernah bisa lakukan semuanya sendiri.

Jadi, apa solusinya?

Percaya atau tidak, jawabannya didapat dari proses manufaktur. Jika salah satu mesin bekerja lebih lambat daripada yang lain di pabrik, hal itu benar-benar memakan biaya yang mahal untuk perbaikan. Untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi, manajer pabrik harus pintar untuk menggunakan anggaran demi meminimalisir hambatan itu.

Hal yang sama berlaku bagi kita, kita bisa membeli jenis software baru yang dapat membantu mengotomatisasi beberapa bisnis kita, atau kita bisa menyewa seorang asisten virtual atau programmer. Hal ini pasti harus mengeluarkan budget mahal, ya tapi sangat berharga karena kamu bisa pakai waktu untuk kegiatan yang lebih penting.

Cara #8: Tes dan Ukur Semua yang Telah Dilakukan

Yah, ini tergantung pada tujuan kamu. Kalau tujuan kamu adalah untuk meningkatkan traffic blog misalnya, mulailah mengukur pengunjung per jam yang datang ke blog. Semakin banyak konten yang kamu posting semakin banyak pengunjung yang datang. Bangunlah komunitas sehingga yang mengisi postingan bukan hanya kamu.

Cara #9: Awalnya, Isi Konten Untuk Blog Sendiri

Pada awalnya, blog kamu itu kaya kelas kosong. Ibarat kamu gurunya yang berdiri didepan dan kasih pelajaran konyol. Menulis konten untuk blog kamu sendiri adalah salah satu cara yang paling efisien untuk membangun audiens. Dan nantinya lebih baik untuk libatkan juga pengunjung sebagai pengisi konten blog kamu itu. Seperti yang dilakukan BBT di blognya.

Cara #10: Jangan Buang Waktu Kamu di Facebook, Twitter, Google+ dan lainnya

Ternyata ide yang bodoh kalau kita membangun audiens di Facebook dan Twitter untuk mempromosikan blog. Dan ini adalah cara terburuk yang kita lakukan untuk menghabiskan waktu. Media sosial menghasilkan pengunjung blog terendah per angka jam.

Jadi buat apa dong punya akun di sosial media?

Facebook bagus untuk kamu beriklan ke follower kamu. Google+ dapat membantu meningkatkan peringkat mesin pencari kamu. Dengan manfaat ini tidak seharusnya kamu mengurus akun sosial media kamu sendiri, serahkan kepada orang yang bisa membantu kamu mengelola akun sosial media kamu. Kamu bisa pakai waktu lebih efisien ditempat lain, seperti:

Cara #11: Mulai Lakukan Webinar

Penghasilan yang menguntungkan bagi BBT adalah dengan mengadakan webinar. Dari sekali webinar saja mereka bisa mendapatkan tambahan database email 500 orang baru minimal dan menghasilkan $40.000 per jam yang diinvestasikan. wow!

Cara #12: Konten Panjang, Traffic Tinggi

Rata-rata postingan yang memuat 2.000-3.000 kata mendapatan lebih banyak traffic dibanding postingan yang lebih pendek. Memang untuk membuat konten panjang butuh waktu yang lebih lama juga, tetapi jika mengukur pengunjung per jam, konten panjang lebih disukai. Dengan asumsi kamu mempromosikannya.

Cara #13: Promosikan Konten Kamu

Disini tidak dibahas untuk membagikan posting kamu sendiri di Twitter dan Facebook. Tapi bagaimana caranya postingan kamu bisa disukai oleh pengunjung dan membangun hubungan baik dengan influencer yang mereka dengan senang hati membagikan posting kamu.

Cara #14: Abaikan SEO untuk Tahun Pertama

Mari kita luruskan satu hal: Saya tidak merendahkan SEO. Karena traffic pengunjung yang didapat sekarang banyak dari Google. Saya cuma berpikir kebanyakan blogger fokus pada SEO terlalu dini.

Sekali lagi, semuanya tergantung pada waktu. Ketika kamu membangun blog baru, fokus kamu harus ada di 3 kategori ini: Membangun hubungan dengan influencer (termasuk guest blogging), membuat konten layak yang diberikan link ke konten terkait, menjual produk dan jasa kamu. Kalau kamu melakukan 3 hal tersebut dengan baik, traffic akan datang dengan sendirinya tanpa melakukan apa-apa.

Dan kemudian kamu tinggal fokus ke hal-hal lain yang lebih penting, seperti…

Cara #15: Database Email Lebih Penting Daripada Apapun

Dalam pengalaman BTT, daftar email adalah prediktor paling akurat berapa banyak uang yang akan didapat. Semakin banyak pelanggan yang kamu dapatkan, semakin banyak uang yang akan didapat. Memang, hubungan kamu sama pelanggan dan kualitas produk atau jasa dan faktor lainnya juga penting. Tapi untuk mendorong pendapatan, fokus pada pertumbuhan daftar email ini lebih penting dari apapun.

Cara #16: Mulai Penjualan Dari Hari Pertama

Berapa lamu saya harus menunggu untuk memulai penjualan pertama saya? Mengumpulkan 1.000 pelanggan? 10.000 pelanggan? Atau lebih?

Tidak, mulailah menjual dari hari pertama. Alasannya:

Salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan penjualan di blog adalah adanya orang yang membantu mengerjakan pekerjaan kita. Tapi itu membutuhkan uang untuk membayar mereka. Jadi, kamu butuh uang di awal. Segeralah menjual produk dan jasa di hari pertama.

Sekarang, peringatannya: Jangan hard selling, pelanggan tidak suka itu. Kamu, gimanapun caranya harus menawarkan ke pelanggan apa yang mereka inginkan dan mereka butuhkan. Jangan mendorong mereka untuk membeli, jangan melihatkan produk atau jasa itu tersedia, dan jangan mengingatkan mereka dari waktu ke waktu kalau mereka bisa membelinya.

Cara #17: Ide Produk Kamu Jelek!

Di kepala kamu pasti banyak banget ya ide-ide untuk bikin karya produk yang bisa dijual, kaya ebook, training dan lainnya?

Nah ini kabar buruknya:

Kemungkinan besar, ide kamu itu tidak akan terealisasi. Alasannya: Kita semua cenderung untuk menciptakan suatu produk baru yang kita lihat orang-orang membutuhkannya. Tapi ternyata mereka belum sadar itu. Seharusnya kita sadar untuk menunjukkan kepada mereka besarnya masalah yang mereka hadapi dan kita bisa meyakinkan mereka untuk membeli produk dan jasa kita untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Cara #18: Survey Berbahaya!

Gimana caranya kamu menemukan masalah yang ada di benak pelanggan? Secara tradisional, jawabannya adalah survey. Kalau kamu seorang pemula, disarankan untuk meminta satu jawaban dari satu pertanyaan: “apa masalah terbesar yang kamu hadapi sekarang?” Jawaban dari pertanyaan inilah yang bikin kamu dapetin polanya dan belajar gimana caranya untuk menyediakan solusi dari masalah yang ada.

Cara #19: Mulailah Dari Jasa, Lalu Perluas Ke Produk

Setelah kamu temukan masalah umum yang dialami oleh pelanggan, mulailah menawarkan solusi bagi mereka. Tawarkan jasa untuk membantu atasi masalah mereka, darisana kamu bisa belajar lebih banyak tentang masalah itu saat kamu berusaha mencari solusinya. Jika kamu langsung menjual produk kamu tidak akan belajar dan dapat pengetahuan.

Cara #20: Ajarkan Apa Yang Sudah Kamu Pelajari

Jika banyak orang yang menganggap model bisnis ini sah, mereka yang telah praktek dan sukses harus berbicara dan berbagi apa yang telah dipelajari. Tak satupun dari kita bekerja dalam ruang hampa. Satu-satunya cara kita bisa maju adalah dengan cara berbagi apa yang telah kita pelajari.

Baca versi lengkap di www.BoostBlogTraffic.com/make-money-blogging

Gimana, siap untuk dapat duit dari ngeblog? :)