Analogi sederhana yang sering diulang-ulang “Pilih Bajaj Apa Ferrari?”. Mungkin kamu pernah dengar?

Bisnis dapat diibaratkan sebagai kendaraan untuk meraih impian. Dimana kita harus cerdas dalam memilih dan mengetahui kekuatan kendaraan tersebut.

Coba bayangkan jika seandainya Bajuri pengendara Bajaj bertukar kendaraan dengan Michael Schumacher yang mengendarai Ferrari di Sirkuit. Apa jadinya?

Dapat dipastikan walau sudah diajarkan singkat tentang cara mengendarai kendaraan keduanya tidak akan langsung bisa membuat bajaj dan ferrari melaju.

Namun, satu yang pasti. Spesifikasi Ferrari tentu lebih handal dibanding hanya sebongkah Bajaj. Siapapun orangnya jika tekun dan action belajar untuk mengendarainya, pasti dapat melajukan Ferrari dengan kecepatan full kan?

Kendaraan sudah dipilih, sudah diamati kekuatan dan kecepatannya. Tinggal diasah keahlian untuk mengendarainya sehingga optimal lajunya. Hanya urusan waktu yang menentukan impian teraih.

Isa Koswara,
Kendaraan Utama: TIENS Syariah ; cc: @GabungTIENS ?
Kendaraan Kedua: Bisnis #DotKom
Kendaraan Ketiga: Bisnis #BeliDomainHosting
Dan akan mempunyai kendaraan-kendaraan terbaik lainnya.